Selamat pagi teman-teman.... Cafe Entrepreneur Indonesia kembali hadir untuk selalu memberikan isnpirasi sukses dalam setiap perjalanan kesuksesan Anda. Sekali lagi kami katakan pada Anda yang ingin menjadi seorang entrepreneur maupun netpreneur sukses, bahwa "Hambatan bukan untuk dihindari tetapi untuk dihadapi." Setelah pada artikel sebelumnya kami memberikan sedikti tips bagaimana cara menghadapi keraguan dalam diri kita, kali ini kami akan sedikit berbagi cerita kepada Anda semua. Sebuah kisah nyata "the real history", yang kami yakin akan dapat membuka mata Anda untuk dapat melalui segala hambatan yang ada di hadapan Anda. Ok, langsung kita simak bersama kisah nyata yang berasal dari Negeri Ukraina berikut ini.** Suatu hari pada hari berlangsungnya ujian semester di sebuah perguruan tinggi di Ukraina, seorang mahasiswa dengan wajah kusut dan tergesa-gesa masuk ke ruang kelas dimana ia akan mengikuti ujian. Karena telat lantas kemudian ia mendapat teguran dari dosennya serta menjadi bahan lelucon seluruh mahasiswa yang hadir di kelas itu. Langsung saja ia bergegas ke tempat duduknya untuk segera mengerjakan soal ujian yang diberika oleh dosennya. Dan sudah tentu ia menjadi mahasiswa yang paling akhir mengumpulkan soal ujian tersebut. Seperti seorang tanpa dosa, ia mengumpulkan soal ujian tersebut dan langsung pergi meninggalkan ruang ujiannya. Tanpa sepengetahuan dosennya, alangkah terkejutnya sang dosen yang melihat bahwa ternyata si anak "telat" tadi mampu mengerjakan 2 soal yang selama 20 tahun dosen tersebut tidak dapat mengerjakan soal itu.
Beberapa hari kemudian saat sang dosen mengumumkan hasil ujiannya, ia menyampaikan bahwasannya ternyata 2 soal yang katanya sudah pasti tidak bisa dikerjakan, dapat dikerjakan oleh seorang mahasiswa dan jawabannya-pun benar. Mahasiswa itu adalah "ia" yang datang terlambat saat ujian berlangsung. Setelah ditanya oleh sang dosen, lantas ia juga bingung mau mengatakan apa pada dosennya karena ia juga sebenarnya tidak tahu bahwa 2 soal itu adalah soal tersulit dan bahkan ia tidak mengetahui bahwa dosen tersebut selama 20 tahun ini tidak bisa mengerjakannya. Lantas ia hanya menjawab dengan suara pelan, "untung saya datang telat pak, coba kalau on-time, saya sudah pasti juga tidak bisa mengerjakannya seperti yang lain lantaran saya mendengar bahwa Anda tidak dapat mengerjakannya selama 20 tahun ini", dengan diiringi suara tawa dari taman-temannya. **
Hikmah apa yang bisa Anda tangkap dari kisah nyata di atas? Banyak orang di luaran sana yang tidak tahan mendengarkan anggapan-anggapan atau perkataan miring yang datang padanya. Seorang manusia akan melakukan sesuatu dari apa yang dilihatnya, dari apa yang didengarnya, dari apa yang di ucapkannya dan dari tingkah laku yang terjadi di sekelilingnya. Kadangkala apa yang mereka dengar di sekeliling mereka, dapat mempengaruhi kinerja seseorang dalam melakukan segala hal. Melihat kisah nyata seperti yang telah di kisahkan di atas, bisa Anda bayangkan andai saja ia tidak terlambat datang ujian, ia pasti sudah akan down seperti teman-temannya. Sebab sebelum ujian, dosen tersebut bilang bahwa ada 2 soal yang sudah mungkin tidak dapat dikerjakannya, dan si anak "telat" itu tidak mengetahuinya. Seperti itulah kejadian yang hampir menimpa kebanyakan manusia di luaran sana, kami-pun merasa juga masih seperti itu. Secara emosional, perkataan orang lain memang akan berdampak bagi kita. Apalagi jika perkataan tersebut adalah perkataan negatif, hal itu berdampak timbulnya perasaan takut untuk mengerjakannya. Nah, hal-hal semacam itulah yang harus dapat kita waspadai bersama. Terpenting yang harus kita lakukan adalah mencerna kembali setiap perkataan-perkataan yang datang dari sekeliling kita dengan sikap positif. Katakan apa yang saya dapatkan jika saya melakukan hal itu, katakan apa yang terjadi jika saya tidak berhasil melakukannya, dll. Katakanlah demikian pada diri Anda sendiri, maka setiap anggapan atau perkataan miring yang masuk dapat Anda hadapi dengan matang.
Ingatlah bahwa segala macam HAMBATAN yang Anda lalui, bukan untuk dihindari tetapi untuk Anda HADAPI!!! Karena di situlah TANTANGAN-nya, di situlah letak MANIS-nya hidup ini.
-Salam Entrepreneur-

















0 comments:
Posting Komentar
Be Fight to The Young Entrepreneur!