Kembali kami menyuguhkan artikel baru bagi para pembaca setia CafĂ© Entrepreneur Indonesia. Sebelumnya sekedar review sejenak, pada tanggal 09 Desember 2009 kemarin kita semua merayakan hari anti korupsi sedunia. Tentu bagi kita yang ikut merayakannya ada sebagian yang juga ikut turun ke jalan, dan Alhamdulillah semuanya berjalan dengan aman dan tertib walaupun masih ada kerusuhan yang terjadi di beberapa kota di Indonesia. Yaa kita do’a-kan saja semoga bangsa ini benar-benar bebas dari korupsi. Ok, cukup untuk review-nya, langsung saja kita memperhatikan artikel berikut ini.
Setelah berlalang buana mengitari blog sahabat, banyak hal sama yang kami temukan jika berbicara mengenai entrepreneur. Banyak pengguna internet yang menyalahartikan entrepreneur dan netpreneur. Seperti yang kami jelaskan sebelumnya dalam artikel kami yang berjudul
Kiat Sukses Netpreneur Indonesia tentang apa itu entrepreneur dan netpreneur, kali ini kami akan menjelaskannya lebih jelas lagi. Beberapa hal kami temukan bahwasannya entrepreneur adalah hanya bagi mereka yang sukses dalam bisnisnya di dunia nyata. Lalu ada sebagian blogger yang mengatakan bahwa kita sebagai pengguna internet yang mampu meraup penghasilan darinya juga pantas disebut sebagai seorang entrepreneur. Yaah memang itu seharusnya yang terjadi. Seorang entrepreneur maupun netpreneur merupakan orang yang sama-sama sukses dalam bisnisnya namun berbeda sesuai dengan bidang yang digelutinya. Kalau setiap orang menyebutnya orang yang berhasil di dunia usaha di kehidupan nyata adalah seorang entrepreneur, seorang netrepreneur-pun demikian. Seorang netrepreneur adalah mereka-mereka yang telah sukses di dunia usahanya di kehidupan maya atau internet. Sama kan? :), walupun awalan katanya berbeda tapi akhiran katanya kan sama yaitu “preneur”. Mungkin kami terlalu berlebihan menjelaskannya :), namun itu tergantung teman-teman bagaimana menyikapinya. Kembali ke topik selanjutnya, berdasarkan temuan kami juga bahwasannya para blogger ataupun pengguna internet lainnya tidak rela jika mereka dibedakan dengan seorang entrepreneur. Mereka tetap saja ngotot bahwa dirinya yang mampu menghasilkan dollar di internet juga pantas disebut seorang entrepreneur. Ada hikmah dan pelajaran yang kami petik dengan adanya temuan tersebut. Yakni apapun sebutannya, entah entrepreneur maupun netpreneur sama saja. Terpenting dari itu semua adalah hasil dari usaha yang telah kita lakukan. Toh sebutan itu datangnya dari orang lain, bukan dari diri kita sendiri. Kita tinggal terfokus saja pada bisnis yang kita jalankan, selanjutnya biarlah orang lain yang menilai diri kita apakah kita pantas disebut seorang entrepreneur atau tidak. Yang jelas seorang entrepreneur bukanlah seorang netpreneur, tapi sebaliknya seorang netpreneur juga seorang entrepreneur, atau malah bisa saja seorang entrepreneur juga sekaligus seorang netpreneur. Jadi teruslah berkarya, teruslah mengasah kemampuan dan kreatifitas kita dalam usaha mencari penghasilan. Perjalanan yang mereka lalui sama, penuh rintangan dan hambatan. Namun bagi mereka tidak ada yang namanya rintangan dan hambatan, mereka lebih mengenalnya dengan sebutan "peluang" dan "tantangan".
Salam Entrepreneur!!!
0 comments:
Posting Komentar
Be Fight to The Young Entrepreneur!