Benarkah itu pertanyaan Anda? Atau sebenarnya Andalah yang membuat apa yang Anda lakukan gagal? Sering kami menjumpai banyak orang di luaran sana yang merasa dirinya gagal. Sebenarnya di dunia ini tidak ada yang tidak bisa kita lakukan, berarti jika gagal lalu siapa yang salah? Anda atau siapa? Dalam sebuah usaha/bisnis ada yang namanya sistem. Sebelum sebuah perusahaan berdiri, ia telah membuat suatu sistem yang akan mendongkrak kinerja perusahaan itu sendiri. Sekarang pertanyaannya adalah jika perusahaan tersebut tidak memiliki sistem, apakah perusahaan tersebut dapat terus berdiri dan bertahan di pasaran? Jawabannya adalah "tidak bisa". Pertanyaan selanjutnya adalah, jika Anda adalah bagian dari sistem dalam sebuah perguruan tinggi dan Anda adalah mahasiswa yang tidak lulus dari perguruan tinggi tersebut, sedangkan masih ada mahasiswa lainnya yang lulus... apakah yang salah adalah perguruan tinggi tersebut ataukah sistemnya yang gagal?Kebanyakan orang menyalahkan bisnisnya sendiri jika gagal, dikatakan bisnisnya kurang bersaing lah, produknya tidak layak jual lah, hingga beribu-ribu alasan lainnya yang dirasa menyebabkan bisnisnya gagal. Mereka tidak tahu bahwasannya sebenarnyaa mereka sendirilah yang membuat semuanya gagal. Mereka terlalu menyalahkan bisnisnya sendiri tanpa melihat bagaimana sistemnya bekerja. Lantas setelah dirasa bisnisnya gagal, mereka lalu mencoba bisnis baru sebelum mereka memperbaiki kesalahan yang telah dibuatnya sebelumnya. Memang dalam sebuah usaha kita harus dapat melihat peluang-peluang bisnis apa yang dapat bersaing dipasaran. Dan memang benar jika selayaknya kita harus "berganti" bisnis lainnya jika bisnis yang kita geluti sebelumnya sudah tidak layak jual. Namun hal itu bukan berarti kita takut dan tidak mau memperbaiki kesalahan sebelumnya, bagaimanapun kita harus tetap selalu belajar dari kesalahan yang kita lakukan.
Kita semua juga selalu ingat bahwasannya kegagalan adalah sebuah kesuksesan yang tertunda. Lalu kenapa Anda masih saja tidak mau belajar darinya? Ingatlah bahwasannya dalam hal apapun yang dapat kita lakukan di dunia ini, semuanya memiliki sistem yang bekerja. Bagaimanapun sistem itu patut kita perhatikan dibandingkan dengan hal lainnya. Bagi seorang entrepreneur sukses tentu hal ini menjadi perhatian utama mereka dalam menjalankan usahanya. Sedikit pernyataan dari kami bagaimana yang dimaksud dengan kegagalan itu sendiri, dapat Anda simak di bawah ini:
- Gagal berarti "belum" bertindak sebelum berjalan
- Gagal berarti "tidak pernah" memposisikan dirinya pada sebuah sistem
- Gagal berarti "tidak tahu" dan lantas "tidak ingin tahu" apa yang ingin dilakukannya
- Gagal berarti "kalah" sebelum pertandingan
- Gagal berarti "kesalahan" yang harus Anda perbaiki
Melihat pernyataan di atas, sudah tentu kami yakin bahwa Anda sudah paham dan mengerti sebelumnya secara "akal". Namun bagaimana dengan yang dimaksud paham secara "perbuatan"? Tak ada yang tidak bisa kita lakukan di dunia ini, belajarlah dari kesalahan yang kita lakukan. Ingat, jika diri Anda sudah merasa gagal, semuanya tidak akan berarti jika Anda tidak mau belajar darinya. Berbeda jika Anda gagal namun Anda masih memiliki keyakinan dan optimisme bahwa segala sesuatunya dapat diperbaiki, maka selangkah lagi Anda akan dekat dengan kesuksesan itu sendiri, asal Anda tidak pernah berhenti untuk melakukannya terus-menerus.
Mungkin sampai di sini dulu artikel dari kami, semoga Anda bisa memetik hikmah yang terkandung di dalamnya dan menjadi sebuah inspirasi dalam perjalanan kesuksesan Anda. Ingatlah selalu bahwa tidak ada yang bisa membuat segala sesuatunya menjadi gagal tanpa tindakan kita untuk mau memperbaikinya. Kegagalan adalah hal yang biasa, semua orang sudah pernah melaluinya. Lalu jawaban atau kesimpulan dari topik artikel ini apa? Siapa yang salah jika saya gagal? Jawabannya adalah sudah pasti diri Anda yang "lemah"lah yang membuat semuanya gagal.
-Salam Entrepreneur-

















0 comments:
Posting Komentar
Be Fight to The Young Entrepreneur!